Kamis, 26 Mei 2022

Diduga Adanya Kesalahan Didalam Mengevaluasi Dokumen Paket Pekerjaan Konstruksi Sel Baru di TPA Transisi Piyungan luas 2,1 ha

internal Selasa, 5 April 2022 12:50:58 327

Yogyakarta | IP.COM – Pemerintah Provinsi D.I Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral melakukan perluasan TPA Piyungan dikarenakan TPA piyungan sudah mulai penuh dan membutuhan lahan baru untuk pembuangan sampah.

Ditahun 2022 Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral melakukan pengadaan paket pekerjaan Konstruksi Sel Baru di TPA Transisi Piyungan luas 2,1 ha dengan nilai Pagu Rp. 25.630.089.000,00. Pengadaan tersebut dilelangkan melalui Bagian Layanan Pengadaa (BLP) DIY, pada proses lelang dimenangkan oleh perusahaan asal Kota Medan, Sumatera Utara yaitu PT. HARRY GRAHA KARYA dengan penawaran Rp. 19.998.818.135,39 yang dapat dikatakan dlosor atau turun kurang lebih 22% dari nilai pagu.

Dengan penawaran dlosor apakah hasil pekerjaan dapat terlaksana sesuai dengan KAK atau sesuai dengan spesifikasi teknis?, sedangkan pada paket pekerjaan Konstruksi Sel Baru di TPA Transisi Piyungan luas 2,1 ha tersebut pihak perencana sudah melakukan perencanaan berdasarkan dan/atau mengacu pada standarisasi spesifikasi dan harga sesuai aturan yang berlaku maka oleh karena itu perlunya pihak Pokja pemilihan juga mempertimbangkan tentang kewajaran harga di setiap item pekerjaan.

Akan tetapi hal tersebut dilakukan penawaran harga oleh PT. HARRY GRAHA KARYA dibawah standarisasi sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam aturan dan apakah pekerjaan tersebut nantinya bisa sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak.

Dan tidak hanya itu, ditemukannya dugaan adanya ketidak cermatan dan/atau kesalahan dalam melakukan evaluasi personel Manager Teknik yang dimiliki atau yang dicantumkan terhadap dokumen penawaran PT. HARRY GRAHA KARYA.

Bahwasannya pihak PT. HARRY GRAHA KARYA diduga menempatkan Fridolin Bin Stefanus sebagai Manager Teknik/Juru Ledak pada paket pekerjaan Konstruksi Sel Baru di TPA Transisi Piyungan luas 2,1 ha sedangkan pada kenyataannya Fridolin Bin Stefanus saat ini tidak sedang bekerja PT. HARRY GRAHA KARYA melainkan  Fridolin Bin Stefanus berkontrak dan bekerja di PT. DAHANA yang sedang mengerjakan pekerjaan penambangan di PT SEMEN PADANG.

 

Sesuai informasi yang dapat diakses secara online melalui link : www.linkedin.com/in/fridolin-bin-stefanus-2a173312b/ terdapat dokumen surat keterangan kerja saudara Fridolin Bin Stefanus dimana bulan Juli 2019 sampai dengan bulan September 2019 bekerja di PT. SINAR SAKTI JAYA dan sesuai data yang ada berdasarkan Kartu Ijin Meledakkan (KIM) milik Fridolin Bin Stefanus yang tertera dengan jelas bahwa KIM tersebut dikeluarkan pada tanggal 31 Januari 2022 dan berlaku sampai 14 Januari 2024 untuk daerah tambang yang ditambang oleh PT. SEMEN PADANG. PT. HARRY GRAHA KARYA diduga menyantumkan personel Manager Teknik yang sedang bekerja ditempat lain sehingga nantinya diduga dapat berakibat fatal didalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

 

 

Atas adanya hal tersebut pihak Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi D.I Yogyakarta melalui Bidang Cipta Karya berserta PPK terkait pekerjaan tersebut dapat melakukan pemeriksaan ulang atas Berita Acara Hasil Pelelangan yang dikirim oleh Pokja Pemilihan dan meneliti lebih detail lagi atas PT. HARRY GRAHA KARYA agar nantinya pekerjaan tersebut tidak terjadi permasalahan yang fatal dalam kemudian hari.(Her)

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait